Klik9Nine

Khazanah Khatulistiwa

BERITA GLOBAL PERISTIWA

Bencana Kelaparan di Gaza, Israel Cegat 22 Ribu Truk Bantuan

Bencana Kelaparan di Gaza
BENCANA KELAPARAN: Penduduk Palestina memanjat truk di Beit Lahia, Gaza, Selasa (29/7/2025). (KS/*AFP/OMAR)

Bencana Kelaparan di Gaza

GAZA CITY, Klik9.com – Kantor media pemerintah di Gaza mengonfirmasi, bahwa Israel sengaja menghalangi lebih dari 22.000 truk bantuan kemanusiaan memasuki wilayah tersebut di tengah bencana kelaparan.

Dilansir dari media Dawn, Minggu (3/8/2025), kantor tersebut menyebut aksi Israel itu, bagian dari kampanye sistematis untuk membuat kelaparan, pengepungan, dan kekacauan.

“Kami mengonfirmasi, bahwa saat ini terdapat lebih dari 22.000 truk bantuan kemanusiaan yang terparkir di gerbang penyeberangan jalur Gaza,” kata kantor media pemerintah itu.

Kantor tersebut menambahkan, sebagian besar truk bantuan tersebut milik PBB, organisasi internasional, serta berbagai entitas.

“Pendudukan Israel sengaja menghalangi masuknya mereka sebagai bagian dari kebijakan sistematis untuk menciptakan kelaparan, pengepungan, dan kekacauan,” ujar kantor tersebut.

Dalam keterangannya, kantor media itu juga menggambarkan, bahwa aksi Israel dengan memblokade truk bantuan, merupakan kejahatan perang yang sesungguhnya.

Baca Juga  Harga Minyak Anjlok Pasca AS Umumkan Gencatan Iran-Israel

Kantor itu menambahkan, hal itu melanggar hukum internasional dan memperparah genosida yang sedang berlangsung terhadap masyarakat Gaza.

“Kami menganggap pendudukan Israel, beserta negara-negara yang terlibat, baik melalui kebisuan maupun keterlibatan, sepenuhnya bertanggung jawab atas bencana kemanusiaan yang semakin memburuk,” tambah pernyataan itu.

Oleh karenanya, kantor tersebut menyerukan, agar semua truk yang ditahan segera masuk tanpa syarat.

Mereka juga mendesak membuka penyeberangan perbatasan secara penuh dan mengirim bantuan yang aman kepada masyarakat sipil Gaza sebelum terlambat.

Hancurkan Bantuan

Pemberitaan sebelumnya, militer Israel menghancurkan 1.000 truk bantuan kemanusiaan yang berisi makanan dan obat-obatan ke Gaza.

Aksi itu menuai kecaman luas dari komunitas internasional, mengingat seluruh penduduk Gaza kini berada di ambang kelaparan ekstrem.

Baca Juga  Bebek Meroket, Harga Bebek Mangrove Satu Ekor Olahan Rica-rica dan Goreng Tidak Ikut Naik

Badan penyiaran Israel, KAN, mengutip sumber militer, melaporkan, bahwa lebih dari 1.000 truk bantuan sengaja dimusnahkan.

Bantuan tersebut semula ditujukan untuk warga di Gaza yang terdampak perang dan pengepungan selama lebih dari 21 bulan.

“Ada ribuan paket yang tertinggal di bawah terik matahari, dan jika tidak segera diangkut ke Gaza, kami terpaksa menghancurkannya,” ujar sumber militer tersebut dikutip KAN, sebagaimana dilansir Palestine Chronicle, Sabtu (26/7) lalu.

Pihak Israel berdalih, penghancuran bantuan terjadi, karena kegagalan dalam mekanisme distribusi di wilayah Gaza.

Namun, penjelasan tersebut dinilai tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan, di mana kelaparan masif telah melanda lebih dari 2,3 juta orang.

Masyarakat Gaza Kelaparan

Menurut laporan Kementerian Kesehatan Gaza, sebanyak 122 orang, mayoritas anak-anak meninggal dunia akibat kelaparan.

Baca Juga  Wali Kota Eri Cahyadi Berikan Bantuan Bencana Alam Sidoarjo Sebesar 250 Juta

Angka malnutrisi akut berat pada anak-anak kini mencapai 11,5 persen, yang menurut standar kesehatan global sudah termasuk kategori sangat parah.

Lembaga-lembaga kemanusiaan memperingatkan, bahwa data tersebut kemungkinan jauh lebih rendah dari jumlah korban sebenarnya.

Hal itu disebabkan oleh lumpuhnya sistem pelayanan kesehatan dan pemantauan di banyak wilayah Gaza.

Laporan dari dalam Gaza menggambarkan kondisi memilukan. Banyak warga yang hanya mengandalkan rumput, pakan ternak, hingga kulit jagung kering untuk bertahan hidup.

Di tempat pengungsian dan rumah sakit, para dokter mengaku menghadapi lonjakan kasus kematian akibat malnutrisi, khususnya pada anak-anak, lansia, dan pasien dengan penyakit kronis. (*/red)

*Artikel ini telah tayang di Kompascom.

Visited 21 times, 1 visit(s) today

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *