Kantongi Legalitas, Dwikora Putro Agung FC Daftar SSB Terafiliasi Asprov PSSI Jatim

SURABAYA, KLIK9.COM – Tak ingin larut dalam konflik internal, Ketua Dwikora FC terpilih Moch Syaiful Anam mengambil langkah strategis dengan menotariskan nama baru Dwikora Putro Agung FC sekaligus mendaftarkan sebagai SSB terafiliasi Asprov PSSI Jawa Timur.

Menurut Gus Syaiful, sapaan lekat Moch Syaiful Anam, semula bernama Dwikora FC dengan lambang tim mirip logo Bhayangkara FC. Namun, dalam perjalanan terjadi kemelut. Salah satunya akibat terus merosotnya jumlah anak didik.

“Bahkan hampir habis, tersisa hanya sembilan anak,” tutur Gus Syaiful di kediamannya, Setro Baru Utara, Gading, Tambaksari, Surabaya, Senin (22/2/2021) malam.

Dari situ, lanjut Gus Syaiful, dilakukan evaluasi dalam rapat pengurus di rumah pembina Dwikora FC Suharman, Juni 2019 silam.

Baca Juga  Lanjutan Kompetisi Internal Askot PSSI Surabaya Kembali Bergulir jika Surabaya Zona Oranye

Pada perkembangannya, juga dilakukan pemungutan suara untuk memilih ketua yang baru. “Kebetulan pengurus memberikan mandat kepada saya,” terangnya.

Di bawah kepemimpinannya, ia membuat perombakan manajemen, seperti program latihan, honor pelatih, penjaringan siswa baru, hingga sistem keuangan.

Selain itu, beberapa ajang bergengsi yang diikuti, baik di dalam dan luar kota berhasil diraih prestasi terbaik.

“Alhamdulillah, hasilnya saat ini anak didik kami sudah 100 lebih termasuk pemain senior Dwikora Putro Agung FC,” timpalnya.

Hal unik di kubu Dwikora, yakni terungkap bahwa sesungguhnya klub ini sudah ada sejak 1963. Namun, legalitas klub baru dinotariskan baru-baru ini dengan tambahan nama belakang Putro Agung FC disertai logo baru.

Langkah selanjutnya, akta pendirian itu digunakan sebagai salah satu syarat untuk mendaftarkan sebagai SSB terafiliasi Asprov PSSI Jatim melalui Askot PSSI Surabaya.

Baca Juga  Panasi Mesin, SFC Juara 1 Trofeo di Menanggal Hasil Penampilan Gemilang Penjaga Gawang Felix

“Sejauh ini proses pendaftaran keanggotaan PSSI telah berlangsung. Sebab dengan status terafiliasi itu, nantinya kita dapat mengikuti ajang resmi yang digelar PSSI, sehingga jenjang karir pemain jelas,” tutur ASN Pemkot Surabaya ini.

Beberapa nama pesepakbola nasional telah dilahirkan Dwikora Putro Agung FC, di antaranya Budi Santoso, gelandang Persebaya era 70-an seangkatan Abdul Kodir. Lalu, ada Andik Vermansyah yang kini membela Bhayangkara FC, serta Gufron yang memperkuat PSS Sleman.

Untuk jadwal latihan SSB Dwikora Putro Agung FC tiap hari Selasa dan Kamis pukul 14.00 – 17.00 WIB. Kemudian hari Minggu jam 10.00 -13.00 di lapangan Putro Agung, Alun-alun Rangkah, Kapas Krampung, Surabaya.

Baca Juga  Usai Didapuk Ketua AWS, Martudji Fokus Raih Legalitas Aliansi Wartawan Surabaya

Wali murid tidak perlu khawatir menitipkan putra-putrinya di SSB Dwikora Putro Agung FC. Pasalnya sederet nama beken didaulat sebagai pelatih, salah satunya, mantan gelandang Persebaya Djatmiko. (han)

 280 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *