
Klik9.com – Sebagai upaya penguatan kesehatan mental untuk meningkatkan kinerja dan integritas ASN di lingkungan Kemendukbangga/ BKKBN Provinsi Jawa Timur (Jatim). Selanjutnya menggelar kegiatan “Strategi Sehat Mental ASN untuk Integritas Tanpa Batas” di Kampus C Unair, Surabaya, Kamis (15/1/2026) pagi.
Kaper BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati MM, menjelaskan latar belakang kegiatan ini. Karena kegiatan ASN makin hari, tidak mudah. Terutama dengan transformasi dari lembaga (BKKBN) ke kementerian (kemendukbangga). Menurutnya, semakin banyak (tugas) yang harus diselesaikan.
“Kementerian kita, tugas utamanya, adalah kalau kependudukan membuat stabilitas demografi. Kemudian pembangunan keluarga, adalah bagaimana kita mencapai ketahanan keluarga, khususnya di Jawa Timur,” jelasnya usai acara.
Tentu saja, masih Erna, sapaan karib Maria Ernawati, bahwa (tugas-tugas,red) kementerian ini, juga untuk mendukung visi misi delapan asta cita Presiden Prabowo Subianto. Makanya terkait integritas, bahwasannya tugas ASN ini banyak.
“Kalau tugas utamanya, adalah sebagai pelayan masyarakat, pelayan keluarga. Dan ini tidak mudah. Karena dinamika masyarakat sekarang ini berbasis teknologi. Dengan peradaban baru,” katanya.
Mengambil istilah Menteri Wihaji. “Ada anggota baru nih di keluarga, HP. Ini tentu saja memberikan pelayanan kepada masyarakat yang kompleks, di hal, yang sedikit harus kita pertimbangkan. Karena SDM dan anggaran kita juga terbatas,” ungkapnya.
Nah kemudian yang kedua, lanjut Erna. Tugas ASN ini mengemban amanah, untuk bagaimana melaksanakan kebijakan-kebijakan. Terutama kebijakan yang ada di kementerian kemendukbangga.
Kemudian yang ketiga, setelah tugas pelayanan, dan pelaksana kebijakan. “Tentu saja, dia juga, harus bisa mengembangkan kariernya secara pribadi. “Nah ini tidak mudah bagi seorang ASN. Makanya, kalau tidak kita kelola stres itu dengan baik. Tentu saja, akan menjadikan personal di ASN ini kinerjanya berkurang dengan hal-hal, seperti depresi, stres, dan sebagainya,” urai Erna.
Sementara tingkat kesulitan penguatan itu semua. Erna menuturkan, kalau hari ini mengadakan pertemuan sebenarnya, pada tahapan preventif, jangan sampai, kalaupun stres ya stadium ringan. “Ini nantinya yang harus temen-temen kelola dengan baik. Apalagi saat ini, anggaran lagi efisiensi. Output kerjanya tetap,” tuturnya.
Oleh karena itu, penting nantinya, sambung Erna, harus bisa mengawal, meng-guiden (memandu,red) mereka (ASN) dengan keterbatasan sumber daya yang ada saat ini. “Supaya kita bisa tetap optimal pada pelayanan, dan pencapaian output-output kerja,” tutupnya. (adv/har)







