Sensasi Sepeda Air Bozem Medokan Sawah

Reyhan Juniarta (kiri) dan rekannya, M Kahfirossi saat di atas sepeda air mengarungi Bozem Medokan Sawah, Sabtu (15/8) pagi. (BM/RAYHAN)

SURABAYA (BM) – Salah satu daya tarik destinasi Ekowisata Kebun Raya Mangrove di Gunung Anyar adalah keberadaan Bozem Medokan Sawah, Rungkut. Seperti apa? Berikut laporan responden cilik, M Kahfirossi dan Rayhan Juniarta, Sabtu (15/8) pagi.

Sebelumnya, Bozem Medokan Sawah terhubung dengan Ekowisata Kebun Mangrove Gunung Anyar. Namun, beberapa pekan terakhir jembatan gantung yang menghubungkan kedua lokasi itu ditutup untuk umum.

Konon, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini murka saat mengetahui jembatan berkapasitas enam orang tersebut penuh sesak pengunjung, sebab dikhawatirkan ambrol dan membuat pengunjung tercebur ke sungai yang mengalir langsung ke laut.

Baca Juga  Banjir Ikan Beranak, Lapak Warkop Bebek Mangrove Ramai Pengunjung

Kembali ke responden cilik. Kedua bocah pelajar SMP itu menuju lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Sesampainya di lokasi, tidak ada tarif masuk alias gratis. Tapi cukup bayar tarif parkir motor sebesar Rp5 ribu. Entah ini tarif resmi atau bukan, kebanyakan pengunjung tidak ambil pusing.

Luar biasa, pemandangan di sini, begitu asri dengan sentuhan artistik dengan ornamen yang memanfaatkan bahan-bahan bekas, istilah zaman sekarang, instagramable, menjadi spot foto terbaru di Kota Pahlawan.

Langsung saja, Rossi dan Rayhan, sapaan karib, bergegas menyewa sepeda air yang berada di Bozem. Tarifnya murah, Rp5 ribu sebagai biaya pembelian bibit mangrove. Dan, selama tidak ada antrian, kita boleh menaikinya sepuasnya.

Baca Juga  Pemkot Batu Bawa Media Tinjau Hasil Promosi Wisata Magelang di Tengah Pendemi Covid-19

Terdapat delapan sepeda air bantuan swasta dengan aneka perwujudan, seperti naga, bebek, hingga kuda laut. Kapasitasnya empat orang. Namun, ada satu yang rusak, sehingga tinggal tujuh yang masih berfungsi. Bagaimana sensasinya, pastinya luar biasa, silahkan pembaca coba sendiri. Sebab sangat cocok dengan keluarga besar maupun komunitas.

Perlu menjadi perhatian calon wisatawan adalah, lokasi amat terik meski banyak pepohonan yang mampu menimbulkan kesejukan oleh hembusan angin. Ditambah lagi tidak ada penjual makanan dan minuman di lokasi, jadi silahkan siapkan bekal dari rumah.

Tetapi, jika tidak ingin sibuk, ribet, wisatawan silahkan coba mampir ke Rusunawa Gunung Anyar, di sini bisa pesan nasi bebek super murah, cukup Rp6 ribu per bungkus. Kalau kurang puas, juga tersaji porsi Rp8 ribu, Rp15 ribu, hingga kotakan Rp20 ribu.

Baca Juga  Terbantu Transaksi Online, Omzet Penjualan Ayam Goreng Ny Suharti Naik Selama Masa Pandemi

Lokasi nasi bebek tepat di depan rusun, yang spotnya juga bisa dipakai memancing dengan khasanah ikan air payau, khususnya apabila terjadi air pasang, dijamin ikan-ikan semakin mudah dipancing sehingga membuat liburan gratis makin menyenangkan.

Untuk lebih mudahnya, wisatawan sebaiknya pesan sehari sebelumnya, agar kebagian bebek maupun menu lainnya dengan menghubungi saluran 0896-7601-1204. Kelewat itu, jangan kaget, kalau harga makanan lainnya, kelewat mahal. Wajar, karena mangrove kini, lokasi wisata yang ramai pengunjung. (rey/ros/run)

 269 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *