Kodim 0830/SU Usulkan Stadion G10N Jadi Venue Zona Surabaya Liga Santri Piala KASAD 2022

LIGA SANTRI: Kolonel Inf Sriyono (kanan) didampingi Dokter Heri dan pengurus KONI Surabaya, Selasa (15/2) siang di Makodim 0830/SU, Surabaya. (KN/IST)

SURABAYA, Klik9.com – Panitia pelaksana turnamen sepak bola nasional Liga Santri Piala KASAD tahun 2022 untuk wilayah Surabaya, Kodim 0830/SU (Surabaya Utara) berharap stadion Gelora 10 November (G10N), Tambaksari, Surabaya dapat digunakan sebagai venue pertandingan.

Harapan itu disampaikan Dandim 0830/SU Kolonel Inf Sriyono selaku ketua panitia untuk wilayah Surabaya kepada awak media melalui sambungan telepon, Kamis (17/2) sore. Ia menegaskan akan segera menghubungi Disparpora Kota Surabaya untuk mengutarakan maksud tersebut.

Baca Juga  14 Sekolah Sukses Lolos Adiwiyata Kota Surabaya 2020

“Nanti kami bersama Askot (PSSI Surabaya) dan KONI (Surabaya) akan menghadap Kepala Disparpora (Kota Surabaya). Harapan kami bisa main di gelora (G10N). Tapi bisa juga di lapangan ABC,” terang Sriyono.

Terkait teknis turnamen, Sriyono belum tahu. Pasalnya, masih menunggu rapat kepanitiaan. “Yang jelas kompetisi mulai 20 Juni sampai 30 Juli. Kemudian yang ikut dari pondok pesantren. Nanti akan dibagi undangan. Lalu, pemainnya, nanti anak pondok,” bebernya.

Sriyono lebih rinci menjelaskan, untuk pemain itu anak yang mondok. “Kalau dia tidak sekolah tapi mondok, itu boleh. Tapi, kalau dia tidak mondok, namun bersekolah di sekolahan yang dikelola pondok, maka dia tidak boleh main,” ujarnya.

Baca Juga  Blunder, Unika Bajol Ijo U-15 Telan Kekalahan Tipis

Sebelumnya, Kolonel Inf Sriyono didampingi Wakil Ketua Askot Dr Heri Sudarsono MM bersama perwakilan KONI Surabaya mengikuti rapat koordinasi (rakor) secara virtual rencana kegiatan Liga Santri Tingkat Nasional Wilayah Surabaya, Selasa (15/2) siang di ruang data Makodim 0830/SU.

Rakor Liga Santri dipimpin oleh Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh UB bersama Kajasdam V/Brawijaya Kolonel Inf Nanang Arianto, didampingi Wakil Ketua Asprov Amir Burhanuddin.

Dalam kesempatan itu, usai acara, Amir Burhanuddin menegaskan, pesertanya adalah pondok pesantren dan pendaftarannya melalui askab/askot dan kodim setempat. “Pertandingan dimulai di tingkat kabupaten/kota, kodim terus zona korem, baru zona kodam,” jelasnya.

Baca Juga  Diah Anggraeny Terima Penghargaan di Hari Kartini, Wali Kota Eri Cahyadi Ungkap Peran Perempuan Bangun Ekonomi Kerakyatan

Sementara itu, Dr Heri Sudarsono MM menyatakan kesiapan Askot dan KONI Surabaya dalam rangka mendukung suksesnya acara. “Yang penting, Askot dan KONI siap membantu Kodim Surabaya, Utara, Selatan dan Timur,” tukasnya. (har)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.