Langka, Tiga Bocah Bersaudara Ini Ternyata Semuanya Ingin Menjadi Penjaga Gawang Persebaya

SURABAYA, Klik9.com | Pesepakbola kembar maupun dua bersaudara memperkuat satu tim, bahkan tim nasional suatu negara itu sudah sering kita dengar dan saksikan. Namun, seperti bagaimana kalau dalam satu sekolah sepak bola (SSB) ada tiga orang bersaudara yang semuanya memilih menjadi penjaga gawang?

Pemandangan unik itu mungkin hanya bisa kita jumpai di SSB Al Rayyan. Mereka adalah Avicena Sanofyan Al Farrel (12), Arasevta Excelino Anargya (10) dan Bryan Aska Alexis Latief (8).

Menurut orang tua mereka, Andik Yulianto, dirinya tidak mengetahui persis motivasi ketiga putranya tersebut memilih menjadi seorang kiper. Namun yang pasti, kalau ketiganya bercita-cita bisa main di Elite Pro Liga-1 bersama Persebaya Surabaya.

Baca Juga  Stamford Indonesia Hadirkan Sepak Bola Modern Di Kota Batu

“Alhamdulillah, semua anakku kiper utama di Al Rayyan. Semua ingin bisa ke Elite Pro Persebaya,” terang Andik Yulianto, yang juga anggota Jatanras Polrestabes Surabaya melalui pesan WA, Jumat (26/2/2021) siang.

Bukan suatu kebetulan tiga bocah itu meraih posisi inti, sebab selain berlatih di klub internal Persebaya tersebut, kemampuan ketiganya dalam mengamankan si kulit bundar juga terus diasah melalui latihan tambahan bersama pelatih kiper Budi Buffon.

Dengan telaten, Budi Buffon berupaya untuk meningkatkan kemampuan ketiganya di privat GK BD 01. 

“Untuk tiga bersaudara masih perlu banyak berlatih, terutama yang saya targetkan untuk Farrel. Karena untuk pontesi ke depannya saya targetkan minimal masuk Elite Pro,” ungkapnya melalui pesan WA di hari yang sama.

Baca Juga  PSSI Surabaya Stop Liga Askot U-13 U-15 dan U-17 2020 karena Pandemi

Sementara itu, untuk kedua adiknya juga masih harus banyak bimbingan terutama dari sisi semangat bertanding. Sebab tidak sama. Khusus Excelino terus kita motivasi seperti kakak dan adiknya.

“Potensi ke depannya, untuk kedua adik Farrel saya targetkan masuk Persebaya U-10 dan U-12. Itu keinginan saya. Ingin memunculkan Dimas Galih berikutnya,” imbuhnya.

Tetapi, Budi Buffon mengakui kalau, poin penting dari ketiga bersaudara itu, yakni mempunyai semangat untuk berlatih yang sangat tinggi.

Rekam jejak Farrel sendiri, selain kiper utama Al Rayyan, kapten tim ini pernah tercatat sebagai pemain terbaik Piala Askot PSSI Surabaya. Dari sini, dia terpilih memperkuat tim Askot Surabaya U-11 yang mencapai babak final hingga ke Jakarta.

Baca Juga  Siapa pembajak Persebaya? Ini torehan sejarahnya

Kemudian, Farrel juga sempat mengenakan seragam Persebaya U-12 dan U-13. Dan dari catatan manis ini, ia beberapa kali sukses hingga puncak hasil kemenangan dari adu titik pinalti.

Sementara itu, untuk Bryan juga mengenakan ban kapten Al Rayyan itu juga sering mengecap titel juara di sejumlah kejuaraan, salah satunya saat menjadi runner-up turnamen U-10 Rungkut FC. (han)

 335 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *