Smartphone POCO Umumkan sebagai Merek Independen dari Xiaomi

TELPON PINTAR: Product Marketing Manager POCO Indonesia Jeksen (kiri) saat memamerkan produk, Rabu (24/11/2021) siang di Bober Cafe, Jln Jemursari, Surabaya. (KLIK9/CINTA)

KLIK9.COM Smartphone POCO mengumumkan sebagai brand independen dari Xiaomi tahun ini, Rabu (24/11/2021) siang di Bober Cafe, Jln Jemursari. Dalam lawatan ke Surabaya ini, POCO serius membangun tim produk, penjualan, dan marketing sehingga bisa bergerak lebih bebas dalam memperkenalkan produk ekstrim ke pasar.

Head of Marketing POCO Indonesia Andi Renreng mengatakan bahwa sejak pertama diluncurkan pada 27 Agustus 2018, produk POCO selalu menjadi pendobrak dan digandrungi oleh para POCO Fans yang mencari smartphone berperforma ekstrem dengan harga yang ekstrim.

“Melihat hal tersebut, POCO mengumumkan independensi perusahaan di awal tahun ini dan menjadi langkah awal brand ini untuk lebih berani dan bereksperimen dalam menjawab kebutuhan POCO fans melalui produk-produk kami. Kami yakin, langkah ini akan semakin memperkuat brand POCO dan membawa pertumbuhan yang pesat di pasar Tanah Air,” katanya.

Baca Juga  Pengurus Pusat MIO Santuni Ratusan Anak Yatim di Provinsi Sumatera Utara

Hingga November 2021, POCO secara resmi mengumumkan pencapaian jumlah pengiriman smartphone-nya yang telah melebihi 35 juta unit di seluruh dunia. Pencapaian ini menegaskan respon positif pasar smartphone global terhadap POCO dan produk-produknya karena menawarkan spesifikasi ekstrem dan harga ekstrem. 

Setiap produk dan spesifikasi yang dibawa merupakan jawaban dari kebutuhan POCO Fans. Agar tetap relevan dengan kebutuhan pengguna dan tren perkembangan teknologi, POCO juga memastikan untuk menghadirkan pembaruan teknologi yang pada akhirnya dapat melahirkan antusiasme pasar yang sangat luar biasa.

Tercatat selama 2021, POCO Indonesia telah meluncurkan beragam smartphone yang mencakup seluruh lini produk yang ditawarkan. Dimulai dari POCO M3 di awal tahun untuk menjadi “The New Entry Level Killer”, POCO F3 5G dan POCO X3 Pro di bulan April sebagai “Flagship Killer. Reborn” dan “The Beast”, POCO M3 Pro 5G, “The Real 5G Killer”, hingga POCO X3 GT “Go Turbo” yang telah hadir Agustus lalu. 

Baca Juga  Pelajar Surabaya yang Hafal Kitab Suci Bisa Daftar PPDB Jalur Prestasi

Pilihan produk yang bervariasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen POCO untuk selalu menghadirkan teknologi dengan spesifikasi ekstrim dan harga yang ekstrim. Karakteristik brand ini dijaga sehingga loyalitas pengguna POCO terbangun menjadi satu komunitas solid, yaitu POCO Community Indonesia. 

Selain menggemari produk dan spesifikasi ekstrim, POCO fans juga dengan sukarela dan bersemangat menyebarluaskan kelebihan produk POCO ke lebih banyak penggemar teknologi.

“Yang bombastis dari POCO adalah simpel. Seperti yang kita tahu, kita selalu menghadirkan handphone yang ekstrim performa dan ekstrim prize,” ujar Jeksen Product Marketing Manager POCO Indonesia usai acara.

Baca Juga  Sukses Gelar Bazaar, ATRI Tawarkan Konsep Harmonisasi Bela Beli UMKM

Sebagai informasi tambahan, POCO adalah brand independen yang lahir dari Xiaomi Corporation. Hingga kini, POCO telah hadir pada lebih dari 35 pasar global hanya dalam waktu tiga tahun saja. Per 31 Desember 2020, POCO telah mengirimkan lebih dari 9,4 juta unit sejak produk pertama diluncurkan.

Peluncuran produk perdananya pada tahun 2018, POCO F1, sukses melejitkan popularitas brand ini di kalangan penggemar teknologi dan media massa, berkat performa yang luar biasa, dan sebanyak 2,2 juta unit lebih sudah dikirimkan.

Saat ini, POCO memiliki tim produk, penjualan, dan pemasaran yang independen, dan masih berbagi sumber daya dengan Xiaomi dalam hal perakitan dan layanan purna jual.POCO adalah brand teknologi untuk konsumen yang berlandaskan pada filosofi “Everything you need, nothing you don’t” dengan mengutamakan pada pada kebutuhan para POCO fans.

Produknya dibuat dengan semangat untuk senantiasa menghadirkan teknologi sesuai kebutuhan para fans. POCO juga akan selalu menghadirkan pembaharuan pada produk-produknya agar selalu relevan dengan kebutuhan pengguna. (cintaamalia)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.