Pemkab Bangkalan Apresiasi Auto Unika Mekanik Dalam Penanganan Stunting

BANGKALAN, KLIK9.COM | Upaya pencegahan dan menekan terjadinya kasus stunting di wilayah Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan terus dilakukan oleh Puskesmas Kedungdung, di antaranya melalui penyuluhan.

Menurut Kepala Puskesmas Kedungdung dr Ratna mengatakan bahwa terdapat sembilan kasus stunting di wilayah kerjanya yang terbilang ekstrim (sangat pendek).

“Sudah ditangani puskesmas melalui penyuluhan kepada ibunya tentang makanan yang harus dikonsumsi agar sembuh,” ungkap dr Ratna saat Dialog Terbuka Sosialisasi Stunting dan Khitanan Massal yang didukung oleh Auto Unika Mekanik di Desa Kolla, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Senin (15/2/2021) pagi.

Balita disebut stunting manakala pertumbuhan tubuhnya lebih pendek dari anak seusianya akibat kurangnya asupan nutrisi, baik saat di dalam kandungan maupun setelah dilahirkan ibunya.

“Peran puskesmas dengan memberikan bantuan pemulihan kepada balita stunting, dan ibunya diberi penyuluhan agar memberikan asupan gizi yang sesuai prosedur,” imbuh dr Ratna.

Baca Juga  Kunjungi PT Sier dan PMI, Satgas Covid-19 Surabaya Dorong Gerakan Donor Plasma Konvalesen

Salah satu penyebab kasus stunting di wilayah kerjanya, sambung dr Ratna, yakni rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi yang harus diterima, sehingga balita sakit karena kurang nutrisi. Kemudian, sanitasi yang kurang baik.

“Terima kasih kepada Pak Tatag dari Auto Unika Mekanik untuk support acara ini. Saya harap, acara-acara lainnya yang berkaitan dengan kesehatan, Unika tetap men-support,” ucap dr Ratna.

Dalam kesempatan itu, Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan Zuhdi MKes menjelaskan upaya pemkab dalam menekan angka stunting, yakni menyediakan jamban keluarga yang sehat, sarana air bersih, bantuan makanan tambahan dan pendampingan ibu hamil.

“Selain itu, juga memberikan insentif bulanan kepada kader yang mendampingi ibu hamil. Bukti nyatanya angka kematian ibu dan anak saat melahirkan dapat ditekan,” terang Zuhdi.

Baca Juga  Sambut Hari Pers Nasional 2021, SMSI Bangun Jalan dan MCK di Kota Serang

Lanjut Zuhdi, sejak 2017 kasus stunting di Bangkalan mencapai 32 persen dari 45 ribuan balita yang ditimbang. Dan saat ini bisa ditekan hingga 7%. Hal ini mendapat apresiasi dari Pemprov Jatim bahwa penanganan stunting di Bangkalan sudah sedemikian baik.

“Target Pemkab Bangkalan tahun 2021/2022 kasus stunting bisa ditekan hingga lima persen dari balita yang ada,” timpal Zuhdi.

Menutup sesi door stop, Zuhdi tak lupa menyampaikan apresiasi kepada Unika atas kepedulian menyelenggarakan kegiatan sosial.

“Ini merupakan kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Harapannya, ke depan juga dapat dilaksanakan ke desa-desa yang lainnya,” pungkas Zuhdi.

Dalam bakti sosial ini, Auto Unika Mekanik juga memberikan intervensi bantuan terhadap 25 anak yang ikut khitanan massal, berupa bingkisan dan uang saku.

Baca Juga  Peduli Kesehatan, Auto Unika Mekanik Dukung Body Contest Flashfit Sidoarjo

Melalui Humas Auto Unika Mekanik Husein mengatakan bahwa 2,5 persen pendapatan Auto Unika Mekanik untuk masyarakat.

“Unika dengan senang hati dan bangga bisa memberi bantuan kepada masyarakat di Desa Kolla. Semoga ke depan bisa ke desa lainnya,” timpal Husein.

Auto Unika Mekanik adalah perusahaan penyedia jasa layanan di bidang otomotif berupa servis AC, spooring, cuci mobil dan salon mobil, lalu distributor sparepart dan penyedia kebutuhan kimia otomotif dan industri, serta penyedia tenaga mekanik.

Selain dapat dijumpai di bengkel terdekat, Auto Unika Mekanik, juga siap memberikan layanan online datang dari rumah ke rumah para pecinta otomotif. (ads/han)

 192 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *