Buka Muspimda DPP PKPI Jatim, Gubernur Khofifah Ingatkan Komitmen Menjaga NKRI

SURABAYA, Klik9.com | Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi terhadap kegiatan Muspimda DPP PKPI Jawa Timur dalam rangka menyongsong verifikasi faktual partai, yang diselenggarakan di Quest Hotel, Jln Ronggolawe, Surabaya, Sabtu (27/3/2021) pagi.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Bude Khofifah, sapaan lekatnya, menyambut gembira dengan mengucapkan selamat datang kepada PKPI di bumi Majapahit.

“Bhineka Tunggal Ika dilahirkan di Jawa Timur, (Bendera) Merah Putih dikenalkan di bumi Majapahit. Kalau PKPI bicara Jawa Timur, maka bagi mereka yang pernah minum air di Jawa Timur, pasti NKRI harga mati,” bunyi kalimat pembuka Bude Khofifah yang disambut aplaus hadirin.

Verifikasi faktual partai, menurut Bude Khofifah adalah keniscayaan dari sebuah proses demokrasi. “Barangkali kita merasa sudah lengkap, sudah detail, tetapi ternyata ada yang mis. Kenapa? Karena masuknya data ke KPU berbarengan dengan partai yang lain,” tuturnya.

Baca Juga  Ketua DPP Jatim Apresiasi Giat Jumat Berkah PKPI untuk Surabaya yang Digagas Ketua DPK Surabaya Agung Nugroho

Untuk itu, ia berharap kehadiran PKPI menjadi kontributor dari proses demokrasi dan menjaga NKRI. “Kami tunggu PKPI di Jawa Timur. Mudah-mudahan kekuatan PKPI di Jawa Timur terkonsolidasi dengan baik,” timpalnya.

Menanggapi pertanyaan Ketua PKPI Diaz Hendropriyono soal proses vaksinasi yang disampaikan secara virtual, Bude Khofifah berbalik memberikan tantangan.

“Saya tantang, PKPI butuh vaksin berapa? Silahkan cari titiknya ada di mana? Nanti, vaksinnya, vaksinatornya dan nakesnya akan disediakan oleh Pemprov Jatim,” tegas Bude Khofifah.

Masih Bude Khofifah bahwa mendekati bulan suci Ramadhan, apakah vaksinasi itu nantinya dilakukan terhadap pengurus masjid, atau menyasar ke pasar-pasar tradisional, penggali kubur, penjaga makam, atau tukang panggul di pelabuhan, di terminal.

Baca Juga  Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji Silaturahmi ke Sejumlah Partai Politik di Surabaya

“Silahkan PKPI menyediakan titiknya. Bisa dikolaborasikan dengan pembagian sembako. Tapi yang menyediakan vaksin, vaksinator dan nakes dari Pemprov Jatim,” tegasnya kembali.

Sebelumnya lewat Zoom, Diaz Hendropriyono meminta maaf kepada Gubernur Jawa Timur dan seluruh anggota PKPI yang sedang melaksanakan Muspimda, atas ketidakhadirannya, diwakilkan Sekjen PKPI Ir Takudaeng ‘Keke’ Parawansa.

“Mohon maaf Ibu Gubernur saya tidak bisa hadir karena tugas sebagai staf kepresidenan. Kehadiran Ibu Gubernur di forum Muspimda adalah suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami, karena ibu telah meluangkan waktu di tengah kesibukan,” katanya.

Baca Juga  Dengan Motor, Dosen FH UMSurabaya Blusukan Beri Penyuluhan Hukum ke Desa-Desa di Kediri

Lebih jauh, Diaz mengatakan bahwa kehadiran Gubernur Khofifah tersebut menjadi penyemangat bagi DPP PKPI Jawa Timur, dan dirinya mengaku sangat termotivasi.

“Saya merasa bersalah tidak bisa hadir menyapa kawan-kawan dan Ibu Gubernur. Tapi suatu saat kalau diberi waktu, bisa menyapa Ibu Gubernur di Jawa Timur,” ucapnya.

Oleh karena itu, dia menyampaikan apresiasi kepada DPP PKPI Jawa Timur yang selama ini telah bekerja keras untuk PKPI Jawa Timur. “Saya minta kepada kader-kader DPP PKPI Jawa Timur untuk tegak lurus mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (han)

 22 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *