Blunder, Unika Bajol Ijo U-15 Telan Kekalahan Tipis

KLIK9.COM | Unika Bajol Ijo U-15 menelan kekalahan tipis 0-1 melawan favorit juara Jatim FC pada game kedua turnamen BLiSPI Jatim di Lapangan Tembak Rindam V Brawijaya Bedali, Lawang, Malang, Jumat (12/2/2021) siang.

Bertanding di lapangan becek akibat guyuran hujan jelang ibadah Sholat Jumat, Unika langsung bermain menekan sejak menit awal.

Predikat favorit juara yang melekat pada Jatim FC tak menjadi beban Unika. Terbukti, saat di lapangan Syukro dkk memainkan sepak bola menyerang dan ngeyel.

Namun, kematangan permainan Jatim FC yang dikomandoi penyerang nomor 9 Hanif Faturohman itu membuat setiap serangan sporadis Unika mampu dipatahkan. Bahkan adik kandung Evan Dimas Darmono ini beberapa kali berhasil menyisir kiri pertahanan Unika.

Baca Juga  Sambut Piala Dunia U-20, Pemkot Surabaya Rancang Piala Wali Kota Bulan Depan

Beruntung, penjaga gawang Unika Hafid tampil luar biasa. Pemain kelahiran 2008 ini berkali-kali mematahkan umpan yang berhasil dilepaskan Hanif ke mulut gawang.

Mendapatkan serangan bergelombang, Unika masih mampu membuat frustrasi Jatim FC hingga menit 15 di babak kedua, menyisakan lima menit dari waktu normal 20 menit.

Terus mendapat tekanan, bukannya berinisiatif memperkuat pertahanan untuk meraih hasil imbang, Unika justru mengganti pemain depan Syukro yang bermain bagus dengan pemain gelandang Rafli ‘Bonyek’, dan mendorong gelandang lainnya Slamet maju ke depan.

Baca Juga  Libas Indonesia Muda, PSAD U-14 Kembali Juarai Trofeo

Keputusan tim pelatih untuk tetap bermain menyerang menjadi petaka di penghujung laga.

Terlalu lama menguasai bola di lini tengah, Bonyek kehilangan bola diserobot lawan yang diteruskan ke penyerang kiri. Sialnya, Rozak yang diplot bek kanan tidak ada di posnya, sehingga dengan mudah Jatim FC mengirimkan umpan lambung ke mulut gawang yang berbuah gol.

Gol satu-satunya inipun disambut luapan gembira tim asuhan Coach Rofi. Pasalnya, diluar dugaan pada laga pertama, Jatim FC menelan kekalahan 1-2 dari ASSBI Malang. Sehingga target menang mutlak wajib diperoleh lawan Unika.

Baca Juga  Uji Coba, Bajol Ijo Putri Menang Telak 15-0 di Gresik

Sementara itu, Unika mengulangi kesalahan yang sama seperti saat ditahan imbang 1-1 Simba Codo di pertandingan pertama, yang semestinya bisa menang mudah.

Lagi-lagi konsentrasi dan koordinasi di lini pertahanan menjadi kendala karena absennya bek tengah Raditya Surya. Sementara Coach Oetoyo terlihat ragu-ragu menurunkan rekrutan baru Muhammad Kahfirossi.

“Wasit kurang jeli, pertandingan lewat dari waktu normal. Satu lagi, semestinya kami dapat pinalti, ya itu garis lapangan hilang karena becek,” keluh Toyo, sapaan lekat Oetoyo usai pertandingan. (han)

 345 Views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *