Gema Transdig DWP Surabaya Sumbang Bola dan Wasit Friendly Game SSB Rungkut FC

Klik9.com – Gerakan Masyarakat Transformasi Digital (Gema Transdig) didukung oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Surabaya berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan sepak bola antara SSB Rungkut FC menjamu SSB Putra Baja, Minggu (12/9/2021) di Lapangan Kedung Asem, Rungkut, Surabaya.

Ada empat tim yang bertanding pada pertandingan yang berlangsung di bawah terik matahari mulai pagi hingga tengah hari tersebut, yakni Rungkut U-13 dan U-16. Kemudian Putra Baja menurunkan para pemain berusia lebih senior, yakni campuran U-18.

Hasilnya, U-13 Rungkut digelontor 9-0 tanpa balas, sedangkan yang U-16 kalah 1-6. Pasalnya, pertandingan memang berjalan tidak seimbang. Namun, demikian hal itu tidak mengurangi semangat para pemain dan para orang tua yang menyaksikan jalannya pertandingan.

Baca Juga  4th Anniversary, Lamasia FC Tatap SSB Terafiliasi hingga Undang Persebaya U-16

Koordinator Gema Transdig Friendly Game, Harun Effendy mengatakan bahwa kehadiran pihaknya dalam rangka memberikan apresiasi kepada sekolah sepak bola yang terus berlatih untuk membentuk imun di tengah pandemi.

“Ini ajang sosialisasi untuk memasyarakatkan transformasi digital di tengah masyarakat. Dan sepak bola yang digemari rakyat bisa jadi sarana edukasi, pengenalan era digitalisasi dan aktivitas online,” ujar Harun.

Pihaknya sengaja menyasar ajang-ajang persahabatan, karena di tengah PPKM sebisa mungkin mencegah timbulnya kerumunan jika itu berbentuk turnamen.

“Kami mendukung dengan perangkat pertandingan (wasit) dalam ajang persahabatan itu, juga sumbangsih peralatan berupa bola kepada tim yang bertanding. Selain itu juga trofi. Namun, karena hari ini ada kendala, trofi tidak jadi diberikan,” tambahnya.

Baca Juga  Pantang Surut, De Rossi Kembali Turun di Ajang Seleksi PPLPD Sepak Bola Jawa Timur

Lanjut pria yang tercatat sebagai pengurus Askot PSSI Surabaya bidang futsal dan sepak bola wanita itu, ke depan tak menutup kemungkinan akan diadakan turnamen sepak bola anak dalam lingkup yang lebih besar.

“Kami masih terus mengikuti perkembangan PPKM oleh pemerintah. Kalau kondisinya semakin membaik, Insyaallah Oktober kami bisa menggelar even dalam rangka Sumpah Pemuda, maupun November sebagai Hari Pahlawan,” tukasnya.

Oleh karena itu, saat ini pihaknya masih sebatas mendukung giat uji coba sepak bola usia muda sembari melihat perkembangan kasus Covid-19. “Saat ini sudah ada klub internal Persebaya yang ingin partisipasi, juga Akademi Persik Kediri siap ambil bagian ajang persahabatan maupun trofeo,” ungkapnya.

Baca Juga  Tingkatkan Profesionalisme Wartawan, Diskominfo Kabupaten Malang Gelar Sosialisasi KEJ

Diketahui, saat ini Harun aktif dalam akademi sepak bola Unika Soccer School, yang mana terus berupaya membina bibit-bibit muda dari berbagai daerah. “Tentu saja, even ini juga tak lepas dari motivasi kami yang timbul karena anak-anak daerah yang ikut latihan di Unika, sehingga selain berlatih mereka juga butuh wadah berkompetisi,” pungkasnya. (ads)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.