Stamford Indonesia Hadirkan Sepak Bola Modern Di Kota Batu

Owner Stamford Indonesia Arif Putranto (Dua Dari Kiri), Ramzy Okbah, Heri Sudarsono Dan Yohdar Balahmar. (FOTO:HARUN)

KLIK9COM, BATU – Pembinaan sepak bola usia dini di Kota Batu, Jawa Timur bakal semakin berwarna dan lebih profesional ke depannya. Pasalnya baru-baru ini telah berdiri akademi sepak bola modern Stamford Indonesia Academy yang rutin berlatih di lapangan Translok Gabes, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Usai menyaksikan laga persahabatan antara tuan rumah tim ofisial Stamford menjamu tim Askot PSSI Surabaya, Owner Stamford Indonesia Academy Arif Putranto mengatakan, kalau dirinya memiliki motivasi untuk ikut melakukan pembinaan pemain sejak dini, namun dikelola lebih profesional.

Menurutnya, saat ini masih banyak sekolah sepak bola (SSB) maupun akademi yang belum sesuai harapan, tujuan dan visi misinya. “Makanya kita dirikan akademi sepak bola, yang manajemen dan pola latihannya benar,” kata Arif.

Baca Juga  Main Perkasa, SamRat FC Referee Surabaya Juara Trofeo Pantura Wasit Se-Jawa Timur

Lebih jauh, ia menjabarkan perbedaan saat bergabung di akademi miliknya, yakni penerapan manajemen yang profesional, dengan visi misi pembinaan yang benar. “Semisal, banyak fungsi pelatih dan pengurus beda, sehingga organisasi kacau. Nah, di sini, pelatih dan posisi pelatih ditempatkan secara benar,” ujarnya.

Secara garis besar, Arif menawarkan di Stamford sebuah pembinaan modern yang dikerjakan secara profesional. Ia mencontohkan, pelatih yang dilibatkan adalah mereka yang memiliki kapasitas dan integritas untuk maju dan berkembang.

“Selain kami mempunyai pelatih profesional yang dilengkapi lisensi kepelatihan, juga menerapkan organisasi yang profesional,” timpalnya.

Baca Juga  Taklukkan Tunas Jaya Tulangan, Unika FC Lolos Perempatfinal Jimbaran Wetan Ramadan Cup I U-14 2021

Di jajaran pelatih, Stamford melibatkan saat ini legenda hidup Arema, yakni pelatih kiper Agung Prasetyo dan mantan penyerang Dicki Firasat yang mengantongi lisensi B. “Pelatih dan asisten pelatih akan terus kami kembangkan kemampuan SDM-nya dengan mengikutkan kursus kepelatihan pada jenjang lanjutan,” ungkapnya.

Akademi yang baru berdiri mulai Juli 2020 kemarin ini memprioritaskan anak-anak di Kota Batu. Khususnya penerapan beasiswa sekolah formal maupun latihan sepak bola itu sendiri. “Bagi siswa berprestasi, baik dari luar Kota Batu, khususnya anak-anak Batu, maka mereka akan kami berikan beasiswa,” tuturnya.

Baca Juga  Langka, Tiga Bocah Bersaudara Ini Ternyata Semuanya Ingin Menjadi Penjaga Gawang Persebaya

Untuk jadwal latihan, di Stamford Indonesia Academy dilakukan setiap hari. Namun, khusus hari Senin latihan diliburkan, diganti dengan kelas berbeda, yakni belajar cabor lain, panahan misalnya, atau belajar fotografi, seni lukis hingga kewirausahaan.

“Mereka kita bekali keterampilan lain untuk menunjang konsentrasi saat berlatih sepak bola. Dan bulan depan, akan kita mulai pelatihan enterpreneur, seperti outbond maupun pemandu wisata, tentunya yang berkaitan dengan sepak bola, seperti menyiapkan tempat TC tim sepak bola dari luar daerah,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *